Sebuah riset menunjukkan bahwa di Indonesia terdapat sekitar 13.238 kasus kanker hati dengan angka kematian yang mencapai 12.825 jiwa. Jumlah angka kematian ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan naiknya prevalensi penderita hepatitis B dan C yang saat ini mencapai 30 juta jiwa. Sebanyak 50% di antaranya diperkirakan menderita penyakit hati kronis dan 10% mengalami kanker hati.

Hati merupakan salah satu organ vital di dalam tubuh yang berperan besar pada kelangsungan hidup seseorang.

Fungsi hati adalah:

  1. Menyalurkan vitamin dan nutrisi ke seluruh tubuh
  2. Memproduksi protein yang akan membersihkan darah
  3. Mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Tipe Kanker Hati

2 Bagian kanker yang berpotensi menyerang hati, yaitu :

  • Kanker primer

Sel-sel kanker pertama kali terbentuk di dalam hati dan menyebar sebelum akhirnya merusak organ lain. Hepato cellular carcinoma (HCC) adalah jenis kanker yang paling sering diderita oleh masyarakat dimana sekitar 90% adalah pasien dengan tumor hati ganas.

Penyakit ini sulit untuk dideteksi kecuali bila pasien sudah terdiagnosa pada stadium lanjut. Tingkat keselamatan pasien dari penyakit ini terbilang sangat kecil.

  • Kanker Metastasized

Kanker yang menyerang hati ini berasal dari sel-sel kanker yang terbentuk di organ lain. Kanker ini menyerang organ hati karena organ hati ini merupakan organ yang menyaring tubuh dari ancaman virus atau racun. Organ-organ yang menjadi tempat bertumbuhnya sel kanker ini yaitu perut, dada, colon dan pankreas.

Sebenarnya kanker hati mempunyai banyak pilihan terapi, misalnya cryosurgery, reseksi, TACE, transplantasi dan sebagainya. Akan tetapi bila kanker hati sudah masuk stadium yang parah, maka terapi-terapi ini tidak akan mampu menyembuhkan penyakit ini.

Walau demikian, terapi masih bisa dilakukan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan menjaga harapan hidup penderita.

Penyebab kanker hati

Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab penyakit kanker hati. Baik penyakit yang pernah atau sedang diderita ataupun faktor makanan. Diantaranya yaitu:

  1. Hepatitis B kronis
  2. Terinfeksi hepatitis C
  3. Cirrhosis pada liver
  4. Diabetes mellitus
  5. Terinfeksi racun, seperti jamur aflatoxin, , arsenik, vinyl chloride dan anabolic steroids.
  6. Akibat merokok
  7. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling
    utama
  8. Jarang buang air di pagi hari
  9. Pola makan yang terlalu berlebihan
  10. Jarang makan pagi
  11. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
  12. Terlalu sering  mengkonsumsi makanan yang mengandung zat tambahan berupa bahan pengawet, bahan pewarna dan pemanis buatan
  13. Minyak goreng pada makanan
  14. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang).

Gejala pada penderita kanker hati

Berikut ini adalah gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita kanker hati, yaitu :

  1. Ascites : Kondisi di mana liver mengalami akumulasi cairan sehingga mengganggu keseluruhan kinerja liver dan metabolisme tubuh.
  2. Jaundice : Kulit menjadi berwarna kuning dan keseluruhan mata menjadi putih
  3. Demam
  4. Menggigil
  5. Merasa lelah yang luar biasa
  6. Nausea
  7. Nyeri pada perut
  8. Kehilangan gairah makan
  9. Berat badan yang turun drastis
  10. Nyeri pada punggung dan bahu
  11. Urin yang berwarna gelap
  12. Terjadi pendarahan di bagian dalam tubuh

Pemeriksaan atau Tes medis yang biasanya dilakukan adalah:

  1. Tes darah untuk memeriksa kandungan enzim pada liver
  2. Abdominal ultrasound untuk mengetahui ukuran liver dan apakah ada tumor di dalamnya
  3. Magnetic resonance imaging (MRI) pada abdomen
  4. Computed tomography (CT) scan pada abdomen
  5. Laparoscopy
  6. Biopsy
  7. Angiography
  8. Sinar X pada dada untuk mengetahui persebaran sel kanker

Tingkatan kanker hati

  1. Localized resectable
    Kanker tidak berpotensi menyebar dan hanya pada satu titik di liver. Kanker ini dapat diangkat.
  2. Localized unresctable
    Pada tingkatan ini sel kanker masih ada pada satu bagian liver dan kanker ini tidak bisa diangkat.
  3. Advanced
    Pada tingkatan ini sel kanker telah menyebar pada bagian liver dan bisa mempengaruhi organ-organ lain.
  4. Recurrent
    pada tingkatan ini kanker bisa kembali muncul walaupun sebelumnya sudah melalui masa perawatan.
Share