Kisah Sembuh dari Kanker

 

Energi Positif dari Perjuangan mereka untuk Sembuh dari Kanker adalah setengah dari Obat Penyembuh , Setengahnya lagi adalah mengikuti apa yang mereka Lakukan dalam mengalahkan kanker

Kisah Nyata Sembuh dari Kanker Kolon

Bebas dari kanker kolon dengan Tahitian Noni BioactivePerkenalkan, nama saya Hiras Simbolon (48 th). Saya adalah seorang karyawan di PTPN 5 SEI GARO PROPINSI RIAU.
Pada tahun 2009, dokter mendiagnosa saya kanker usus dan harus dioperasi.Alhasill, setelah menjalani operasi saya harus menjalani kemoterapi sebanyak 6x.(Hiras Simbolon)

Kondisi fi sik saya jadi mudah lelah pasca operasi dan kemoterapi. Ternyata tindakan operasi dan kemoterapi bukan solusi masalah kesehatan yang saya alami.

Terbukti pada bulan Januari 2013, dokter kembali mendiagnosa saya kanker usus dan kembali harus operasi dan kemoterapi lagi. Sebagai orang awam, saya setuju saja. Sampai akhirnya seorang tetangga memperkenalkan Tahitian Noni Bioactive melalui ibu Risma Dewi Simbolon.

salah satu rumah sakit di Pekanbaru, beliau mengatakan bahwa produk ini terbukti menyembuhkan karena telah dipatenkan efek terapinya untuk penyakit kanker usus.

Saya dan istri tidak serta merta percaya, apalagi tanggal operasi telah ditetapkan. Tetapi saya tetap berdoa supaya mendapatkan produk yang mampu menyembuhkan penyakit saya.

Saya mulai berpikir tentang TNBB (Tahitian Noni Bioactive) tersebut karena ibu Risma meminta hasil laboratorium saya untuk melihat tingkat keganasan dan penyebaran penyakit saya.

Baru kali ini ada orang menawarkan perawatan produk herbal berdasarkan data laboratorium. Tuhan memang punya jalan sendiri untuk menyembuhkan saya.

Saya akhirnya tergerak untuk mencoba Tahitian Noni Bioactive pasca operasi. Saya mulai minum Tahitian Noni Bioactive ketika masih dirawat di rumah sakit. Hasil lab dari RS, Ca 19-9 tidak ada datanya, yang ada hanya data CEA : 6.16,padahal nilai normalnya: 5 atau dibawah 5.

Saya mulai minum Tahitian Noni Bioactive dengan takaran 2x60ml selama 42 hari. Lalu saya periksa kembali Ca 19-9 : 4,9 (angka normal dibawah 37) dan CEA : 2,9.

Saya begitu takjub atas kerja Tahitian Noni Bioactive yang begitu cepat untuk kasus kanker seperti saya. Bahkan kondisi fisik saya sekarang jauh lebih fit dan energik, beda sekali sebelum mengkonsumsi Tahitian Noni Bioactive

Terima kasih Tuhan, terima kasih Morinda yang telah memproduksi Tahitian Noni Bioactive ,terima kasih ibu Risma Dewi. GBU ALL

Kisah I Gusti Ngurah Suamba, Sembuh dari Sakit Leukimia Akut atau Myeloid Leukimia Acute

Kisah Sembuh dari Leukemia AkutTanggal 1 Januari 2011 tepatnya setahun yang lalu, saat bertugas di daerah Carribean-Belize, I Gusti Nurah Suamba yang berusia 34 tahun mengalami demam tinggi disertai dengan migren yang menyebabkan pendarahan di otak kiri.

Dari hasil pemeriksaan lab, diketahui trombositnya turun sekitar 13 sehingga langsung dirujuk ke ICU Miami Hospital. Dari hasil pemeriksaan diketahui ia menderita Myeloid Leukimia Acute dan harus menjalani kemoterapi secepatnya, tetapi kendala pada saat itu terjadi pendarahan di otak kiri dan harus segera di operasi.

Pasca operasi I Gusti malah lupa ingatan, namanya sendiripun ia lupa. Akhirnya tim Dokter dan keluarga memutuskan untuk dikirim pulang ke Bali-Indonesia dengan rujukan ke Prima Medika Hospital, saat itu kondisi trombositnya rendah. Sesampainya di Bali, tanggal 21 Januari 2011 langsung dilakukan operasi ke dua.

Setelah di operasi, I Gusti Ngurah Suamba langsung menjalani kemoterapi selama 9 hari. Pada hari terakhir kemoterapi, 30 Januari 2011, ia mengalami drop, kejang dan pendarahan di kepala, nilai PLT nya 10 (kritis) normalnya 150- 450 sehingga harus kembail ke ICU.

Ternyata terjadi lagi pendarahan di otak kiri, operasi kembali dilakukan. Diperlukan darah sebanyak 50 kantong untuk transfusi darah. Setelah transfusi, tanggak 1 Februari 2011 PLT nya bisa naik sampai 22. Tapi 2 hari kemudian tanggal 3 Februari 2011 turun lagi PLT nya hingga 12 dinyatakan koma di ICU.

Setelah dipindahkan ke ruang perawatan pada tanggal 9 sampai 12 Februari 2011 nilai PLT nya bertahan di 16. Melihat kondisi yang tidak stabil, naik turun, tidak dapat menggerakan tubuh bagian kanan dan berbicara pelo, DR menyarankan transplantasi sumsum tulang belakang namun pihak keluarga tidak menyetujuinya.

Saat itulah Tahitian Noni  Bioactive   mulai diperkenalkan oleh Ibu Monica. Awalnya hanya diberikan diberikan dosis perkenalan dengan takaran sendok makan. Dengan dosis perkenalan PLT empat naik menjadi 23 di tanggal 13 Februari 2011, namun kembali menjadi 16.

Pada titik ini, masih diinfus dan transfuse trombosit 8 kantong. Dalam kondisi yang memprihatinkan saat itu, tanggal 15 Februari 2011, Jam 12 siang, Ibu Monica Diana dibantu Ibu Lili mulai memberikan Jus tahitian Noni tiap 2 jam 100 ml atau kurang lebih 500 ml atau ½ liter perharinya. Setelah 3 hari mulai terlihat perubahan. PLT nya 104, pengunjung tidak perlu memakai masker, latihan berjalan, BAB lancar dan air seni bening karena sebelumnya berwarna keruh.

Yang paling membahagiakan tanggal 20 Februari 2011 nilai PLT 249, bersama istri sudah sampai berjalan ke ruang tunggu pasien dan sudah mulai belajar berbicara.

Dokterpun tidak percaya dengan perkembangan ini, sehingga dokterpun mengecek ulang keesok harinya hingga dokter bertanya pada istrinya apa yang diberikan kepada IGN Suamba. Setelah istrinya menjawab diberikan Tahitian Noni  Bioactive dan akhirnya dokterpun menyarankan untuk meneruskan mengonsumsi Tahitian Noni  Bioactive

Beberapa hari kemudian PLT nya menjadi 363 bahkan pernah sampai 400 setelah hari ke 17 minum Jus Tahitian Noni atau TNBB, dan saat menjalani kemotrapi efek buruknya tidak dirasakan.

Pada tanggal 9 Maret 2011 dokter menyatakan darah bapak I Gusti Ngurah Suamba normal dan sudah tidak terdektesi adanya sel kanker, karenanya tanggal 10 Maret 2011 Pak Suamba dinyatakan boleh pulang dan harus melakukan cek up yang dilakukan setiap bulannya hingga 5 tahun kedepan bebas kanker.

Hampir setahun bapak I Gusti Ngurah Suamba mengenal Jus Tahitian Noni atau TNBB serta kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).

Kisah Eka Febrianti  Penyembuhan Kanker Otak

Penyembuhan kanker otakEka Ferianti Jakarta

Eka Febrianti sering merasakan sakit kepala sejak lama, biasanya dapat teratasi dengan minum obat yang dibeli di warung. Namun pada tanggal 29 Juli 2011 lalu, Eka kembali merasakan sakit kepala. Seperti biasa,cukup minum obat warung, tetapi kali ini tidak ada perubahan..

 

Selanjutnya Eka mengeluhkan hal ini pada suami, kok pusingnya tidak mereda juga. Sang Suami kemudian melakukan refleksi pada jempolnya. Namun sakitnya malah semakin menjadi – jadi. Saya hanya bisa pasrah karena tidak tahu harus bagaimana lagi, kata Eka, Besok malamnya saya kedokter dan hanya diberikan obat penenang.

 

Pada tanggal 31 Juli, sakit kepala kambuh lagi. Kali ini minta ampun sakitnya, rasanya seperti kepala ditekan keras sampai tidak kuat menahannya. Akhirnya keesokan harinya (1 Agustus 2011) Eka melakukan CT Scan pada kepala sesuai rekomendasi dokter. Berdasarkan hasil CT Scan, Eka divonis terkena kanker otak dengan diameter 3 cm. Kanker yang tadinya berada di sebelah kiri depan kepala, kini sudah mulai menyebar ke area otak sebelah kanan.Masya Allah, saya bagaikan terkena petir di siang hari.Saya dan suami berusaha untuk sabar dan tenang dan terus berupaya mencapi upaya untuk penyembuhan kanker otak.

Lalu kami bercerita kepada orangtua tentang keadaan saya, dan informasi keadaan saya diteruskan kepada tante saya yang sudah lebih dulu mengonsumsi Tahitian Noni. Selanjutnya saya dibawa oleh tante ke kantor Tahitian Noni di Jakarta. Ketika pertama kali kesana, kondisi saya sudah tidak ada keseimbangan untuk berdiri, syaraf mata sudah sakit, kuping berdengung dan terasa panas,Ujar Eka

Selanjutnya saya dianjurkan oleh dokter di kantor Tahitian Noni untuk minum Tahitian Noni. untuk penyembuhan kanker otak saya, 1 sloki (30ml) setiap 1 jam,dan harus mematuhi banyak pantangan makanan. Ternyata dosis tersebut tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan pada 1 minggu pertama. Saya mulai panik. Lalu suami berkonsultasi kembali. Akhirnya dosisnya dinaikkan menjadi 100ml per 3 jam. Pada pelaksanaannya saya justru minum 200ml per 3 jam. Hasilnya sangat luar biasa, saya mengalami detoks yang bervariasi. Dalam sehari saya bisa muntah beberapa kali dan air besar saya berwarna hitam pekat. Sempat saya patah arang tidak mau minum Tahitian Noni lagi karena efek detoks yang terlalu kuat. Untungnya saya dikelilingi oleh orang-orang yang sabar dan mau memberi pengertian pada saya, maka saya lanjutkan mengonsumsi Tahitian Noni karena saya ingin berjuang dan menemani orang-orang yang saya kasihi, saya tidak ingin membuat mereka bersedih.

Setelah 2 bulan mengonsumsi Tahitian Noni, Alhamdulillah membuahkan hasil. Keseimbangan saya sudah normal kembali, kuping sudah tidak lagi berdengung, dan syaraf mata kembali normal. Saya mulai bisa beraktivitas kembali seperti biasa. Dan di bulan ke 3,saya bisa kembali masuk kerja.

Kami sungguh tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya bila kami tidak mengenal Tahitian Noni ini, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk operasi, kemoterapi, dan sebagainya. Alhamdulillah Allah mengirimkan pertolongannya melalui Tahitian Noni . Semua penyakit pasti ada obatnya, asalkan kita yakin Allah SWT selalu bersama kita. Kita harus punya semangat optimis yang tinggi dalam menghadapinya.

Kisah Hj. Puji Suwati Sembuh dari Sirosis Hati  dengan

Regenerasi Sel Hati dari Obat Herbal 

Sirosis hati bisa sembuhDi tahun 1990-an, Ibu Hj. Puji Suwati sering merasakan sesak di dada dan kadang perut terasa membesar. Dokter tidak memberitahu dengan jelas penyakit yang di derita dan obat yang diresepkan hanya memberikan kesembuhan semu karena masalah kesehatan tersebut selalu muncul kembali. Pada tahun 2005, Ibu Ibu Hj. Puji Suwati di vonis sakit jantung dengan gejala sesak di dada dan sempat dirawat di RS.

Tahun 2010, Bapak kami meninggal dunia, semenjak itulah perut ibu saya terus membesar. Setelah di periksa, vonis dokter saat itu adalah Hepatitis dan ibu saya harus dirawat karena terdapat cairan dalam perut akibat kebocoran pada hati. Di rumah sakit Ibu dikasih obat agar cairan tersebut keluar melalui air seni.

Sepulang dari rumah sakit, perut ibu saya mengecil tapi dalam hitungan minggu kembali membesar. Dokter yang menangani pun bingung. Dokter tersebut kemudian memberikan rujukan ke dokter rumah sakit lain. Di rumah sakit yang baru, dokter yang menangani melakukan rotgen dan lain-lain. Setelah diteliti, ibu saya divonis menderita Sirosis Hati, penyakit yang berkaitan dengan kebocoran pada hati. Dan penyakit itu sebenarnya sudah ada sejak lama namun tidak terdeteksi secara dini.

Semenjak itu, Ibu saya harus disedot cairannya setiap dua bulan sekali. Setiap disedot, kira-kita 5 Liter cairan keluar dari perut ibu saya. Dokter bilang sakit ini tidak bisa sembuh total, kecuali Cangkok Hati. Ibu saya tambah strees.

Juli 2011 saya bekerja sebagai staff pribadi seorang pengusaha bernama Bapak Nurcahyo, yang juga IPC Morinda Bioactives dengan level “Club Marquesas”. Beliau memberikan saya produk Tahitian Noni Bioactive Beverage untuk konsumsi saya pribadi. Tapi Tahitian Noni Bioactive Beverage itu saya berikan ke Ibu dan saya bilang ke Ibu saya : “Ibu semoga ini Ikhtiar terakhir dan yang paling manjur dari obat-obat dokter. Ibu saya harus yakin kalau Tahitian Noni Bioactive Beverage bisa membantu kesembuhan Ibu. Jangan setengah-setengah yakinnya , karena ibu mau sembuh total kan ? Bukan sembuh setengah-setengah”. Sejak saat itu, Ibu minum Tahitian Noni Bioactive Beverage sebanyak 3 X 30cc dalam sehari.

Tiga hari kemudian, Ibu menghubungi saya dan bilang perutnya sudah tidak kembung lagi dan tidak merasa sesak di dada. Saat itulah saya memutuskan bergabung dengan Morinda Bioactives. Dan dalam hitungan bulan, perut ibu saya mengecil, gula darahnya normal. Kesembuhan Ibu saya mungkin terbantu dengan datangnya bulan puasa pada saat itu. Ibu saya sering kali berbuka dengan Tahitian Noni Bioactive Beverage dan air putih saja dan baru makan setelah 30 menit kemudian. Namun walau demikian, Ibu saya tetap rajin kontrol ke dokter, dan dokter pun mulai menurunkan dosis obatnya karena cairan di dalam perut ibu saya berkurang terus.

Ucapan syukur saya kepada Allah SWT yang mempercayakan Tahitian Noni Bioactive Beverage sebagai jalan kesembuhan Ibu saya dan kepada Bapak Nurcahyo. Ibu saya kini sudah kembali sehat dan beraktifitas seperti biasa. Sekarang bagi ibu saya, tiada hari tanpa bicara Tahitian Noni Bioactive Beverage ke orang-orang.

Terhindar Operasi Prostat setelah minum Tahitian noni 

terhindar operasi prostatWalau usia sudah menginjak 73 tahun, namun semangat Santosa Suparma untuk menjalani hidup tidak beda dengan anak-anak remmaja. Bahkan prostat yang PSA-nya sudah mencapai 8,17 dan hampir membuatnya harus tergolek di meja operasi karena kesulitan buang air kecil, tidak jua membuatnya pupus semangat. Keinginannya untuk kesehatan prima selalu mengajak tubuh rentanya terus berjuang melawan rongrongan penyakit.
Suatu hari dibulan Januari 2008 lalu, Santosa sudah mengatur jadwalnya bersama seorang dokter untuk mengatasi prostatnya di ruang operasi. Seminggu menjelang eksekusi operasinya, anaknya, amon Gari Permana mendapat anjuran dari teman istrinya agar ayahnya mengkonsumsi Tahitian Noni Juice. ”Awalnya ayah saya menolak karena sudah lelah dengan pengobatan medis dan alternatif atau herbal yang sering ia jalani,” cerita Amon. Sebagai bagian dari usaha Amon terus meminta ayahnya agar mau mengkonsumsi Tahitian Noni Juice. Alhamdulillah usahanya berhasil, sang ayah mau meminum Tahitian Noni Juice, “Katanya tidak ada salahnya dicoba,” ujar Amon. Kondisi ayahnya yang kerap demam, akibat urinnya tidak keluar dari kantong kemihnya berangsur-angsur normal. Bahkan ayah amon merasakan badannya semakin fit. “Merasa kondisi tubuh semakin baik, saya menyarankan ayah saya untuk mengundur operasi yang cukup memakan biaya tersebut,” ujar Amon. Dalam waktu 2 bulan PSA prostat yang awalnya mencapai 8,17 turun menjadi 5,04. “Padahal jika PSA tersebut mencapai 9, maka otomatis sudah masuk ke fase kanker,” tambah Amon. Sampai cerita ini diturunkan, Santosa masih tetap mengkonsumsi Tahitian Noni Juice dan kesehatannya semakin meningkat. “Sebagai anaknya merasa bahagia, jika ayah sudah bisa tersenyum gembira. Bahkan saya bisa berbagi tentang Tahitian Noni Juice kepada teman-teman kantor tentang manfaat dan khasiat TNJ. Tidak sedikit dari mereka yang mencoba Tahitian Noni Juice untuk keluarga mereka. Terima kasih Tahitian Noni Juice.”

OK Saya Mau Order Tahitian Noni

Silakan Klik “Order Risk Free” di bawah ini

Order Tahitian Noni untuk Pengobatan Kanker

Allah Tunjukkan TNJ untuk kesembuhan kanker Istriku

Istri saya (Ibu Sri Wuryani umur 45 tahun), fisik lemah, terjepit syaraf belakang L.5.4 dan benjolan pada payudara sebelah kiri.
Pada tahun 2003, mengalami gangguan penyakit pada payudara sebelah kiri, setelah diperiksa oleh dokter Onkologi di salah satu rumah sakit swasta diputuskan untuk dioperasi / diangkat karena di dalam payudara ada benjolan. Akhirnya kami diputuskan untuk dilakukan operasi.
Pada tahun 2005, dengan kasus yang sama muncul kembali benjolan pada payudara sebelah kiri, karena kaget dan bingung akhirnya kami mencari cara lain yaitu menggunakan obat herbal selama 3 bulan kami konsumsi, setelah itu dilakukan pemeriksaan menggunakan mamografi dengan hasil benjolan hilang.
Pada tahun 2007, timbul lagi penyakit terjepit syaraf belakang L.5.4, dengan bantuan tenaga ahli kedokteran bagian syaraf, selama 1,5 thn kami berobat bukan menggunakan metode operasi tetapi istirahat total ditempat tidur yang dibawahnya dilapisi tripleks + obat kimia + fisioterapi dengan hasil 80 %.
Pada tahun 2009, ya allah, muncul kembali benjolan di payudara sebelah kiri dan kami putuskan untuk dilakukan operasi, alhamdulillah masih dalam katagori jinak (perkiraan kami sudah ganas),.
Karena penyakit yang datang bertubi-tubi pada istri kami, akhirnya kami berpikir metode apalagi yang harus kami lakukan ? dalam doa kami ya Allah obat apalagi dan kemana kami harus mencarinya solusinya ? dalam perjalanan pencarian bertemulah kami dengan TAHITIAN NONI JUICE, dengan mengucapkankan bismillahitawakaltu, ya allah jadikan juice noni dari tahiti ini untuk membantu penyembuhan segala penyakit yang ada pada tubuh istri kami, sebotol demi sebotol juice TNJ menjadi minuman kesehatan untuk istri, pada bulan Mei 2009 kami melakukan pengecekan / kontrol pada dokter Onkologi, beliau menyampaikan perkembangan pasca operasi sangat bagus, alhamdulillah dengan segala kebesarMu ya Allah. Program pengobatan kami akan kami cek ulang pada 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.
Dari hasil pengamatan kami, alhamdulillah kemajuan fisik & ketahanan daya tubuh istri kami banyak kemajuan setelah mengkonsumsi TNJ. Akhirnya TNJ dijadikan minuman keluarga bagi kami (aku, istri dan anak-anak ku), lebih baik mencegah daripada terjadi lebih parah lagi, manusia hanya bisa bisa berusaha Tuhan lah yang menentukan segala-galanya. Kesimpulan : kami menggunakan metode gabungan antara metode barat dan timur untuk penyembuhan penyakit, bagi kami ilmu tersebut saling melengkapi, alhamdulillah berkat kesabaran, kepasrahan dan doa semua pertanyaan sudah terjawab. Amiin.

Tahitian Noni Juice membuat aku bebas dari Kanker Payudara

(di kutip dari buku Neil Solomon MD, PhD)

Aku berusia 61 tahun, dengan 5 anak 16 cucu dan 7 cicit. Aku adalah seorang “Nenek Noni”. Aku merupakan penderita depresi berat , bipolar, gangguan tekanan traumatis dan punya tendensi untuk bunuh diri. Aku di diagnosa menderita virus Epstein Bar, kelelahan kronis dari gula darah yang rendah. Aku mempunyai masalah dalam mengontrol kandung kemih dan pecandu rokok. Aku juga menderita emphysema, stroke dan didiagnosa menderita kanker payudara. Kemudian aku menemukan Tahitian Noni Juice.

Pada tahun 1999 aku begitu tertekan karena terbaring di tempat tidur selama setahun. Aku hanya keluar saat berkunjung ke dokter, aku tidak berhasrat untuk hidup. Aku kemudian di masukkan ke RS Jiwa. Disana aku di biopsi dan ditemukan adanya kanker. Sistem imunitasku begitu rendah sehingga bagian yang di biopsi menjadi terinfeksi. Asuransiku telah habis dan aku merasa dokter mengirimku ke rumah hanya untuk menunggu ajal. Aku begitu putus asa.

Aku kemudian memutuskan untuk melawan kanker dengan kemoterapi. Bagian pertama dari kemo mencakup 4 perawatan melalui pembuluh darah ( sekali dalam 3 minggu ). Setelah perawatan, aku harus kembali ke dokter setiap hari selama 7 hari untuk mendapatkan suntikan peningkat sel darah putih. Aku tidak dapat makan, mulutku penuh dengan luka dan berat badanku turun dari 59 kg menjadi 42 kg. Demamku meningkat dengan Tajam dan harus di larikan ke RS. Pada saat itu saya di diagnosa dengan emphysema. Aku melalui serangkaian test dan harus pulang dengan tabung oksigen.

Aku tahu sudah saatnya aku membereskan hidupku dengan Tuhan. Aku pikir aku akan meninggal. Aku melihat seorang pastor di Tv dan menelphone gerejanya. Pada hari minggu berikutnya mereka mengirimkan jemputan untukku karena aku begitu lemah dan hampir tak mampu berjalan. Setelah kebaktian sang pastor memberitahuku tentang noni juice. Aku tidak mampu membelinya, tapi orang-orang di dalam pertemuan mingguan perayaan kesaksian Noni menyumbang beberapa botol untukku dan harapanku mulai timbul.

Aku mulai minum dengan dosis awal sebelum di mulai mastektomi ( pengangkatan payudara) pada buan november 2000. Dokter bedahku ingin tahu mengapa aku tidak menekan tombol morfin pereda sakit, aku mengatakan tidak membutuhkannya. Setiap kali berkunjung kembali, dia ingin memberiku pil pereda sakit, dan aku memberitahukannya bahwa aku tidak membutuhkan pil-pil itu dan alasannya karena aku minum Noni Juice. Dia menyetujui hal itu dan berkata bahwa ini adalah suatu mukjizat.

Saat waktunya kemoterapi bagian kedua, aku telah mengkonsumsi noni juice selama kurang lebih dua bulan. Dan kali ini sungguh berbeda. Jumlah sel darah putihku di atas normal dan aku tidak membutuhkan suntikan tambahan. Noni Juice telah meningkatkan sisitem kekebalanku dan membantukau dalam mengatasi rasa sakit. Energiku meningkat. Perutku tidak terasa sakit. aku bisa makan dan mulutku bersih dari luka. Onkologisku ( yang berpikir aku tidak akan bertahan hidup) begitu takjub akan pemulihanku.

Aku terbebas dari kanker dan dokter yang merawatku untuk emphysema membebaskanku dari tabung oksigen. Dokter yang merawat depresiku selama 4 tahun berkata bahwa dia tidak dapat mempercayai bahwa aku terbebas dari depresi dan betapa baiknya kondisiku sekarang. Dia kemudian turut meminum Tahitian Noni Juice dan merekomendasikannya bagi yang lain dan merujukkanya padaku.

Berat badanku mulai naik dan rambutku mulai tumbuh. Aku dapat mengontrol kandung kemihku dan telah berhenti merokok. Aku mengalami kebugaran secara menyeluruh dan merasa begitu bahagia untuk pertama kalinya dalam hidupku. Aku membagikan noni juice dan menyaksikan kisahku pada keluarga, para teman, tetangga, dokter, perawat dan semua yang bertemu denganku. Teman-temanku berkata bahwa mereka telah melihat perubahan yang begitu luar biasa dalam hidupku.

Leukimia (Kanker Darah) Sembuh Dengan Tahitian Noni juice

Sembuh dari leukemiaPaulus Maria Bagus : TNJ Perpanjangan Tangan Tuhan.

NAMA SAYA Paulus Maria Bagus. Saya memiliki cerita, seputar pengalaman memerangi Leukimia yang saya derita sejak 2005 silam. Doa saya selama 3 tahun yang mengharapkan agar Tuhan YME, menyembuhkan penyakit Leukimia, akhirnya terjawab. Tahitian Noni Juice menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam pemberian berkat dan kesehatan bagi saya.

Ceritanya berawal pada bulan Agustus 2005. Saya merasa heran terhadap penyusutan berat badan saya. Lemas dan kurang nafsu makan menjadi pelengkap penderitaan saya. Anehnya saya tidak merasakan sakit di tubuh maupun organ dalam saya. Merasa aneh, saya memeriksakan darah saya ke sebuah laboratorium, pada 6 September 2005. Sore hari saya mengambil hasil laboratorium tes darah saya. Betapa kagetnya saat saya membaca bahwa Leukosit saya berada di angka 22.222, yang seharusnya normalnya berada dikisaran 4.000 – 10.000. saat itu menjadi momentum terberat bagi saya. Saya memutuskan untuk berobet secara medis. Menurut Dokter penyakit saya bisa disembuhkan, dengan catatan meminum obat setiap hari seumur hidup. Bayangkan saya harus minum obat yang sebutirnya berharga Rp 250.000,- dan saya harus meminumnya sehari 4 kali.

Suatu hari saat diadakan reuni jemaat pasca kepergian ke Israel, ada seorang jemaat yang menilai bahwa wajah saya semakin pucat dan badan terlihat kurus. Akhirnya saya ceritakan mengenai penyakit saya. Kemudian ia memberikan sebotol Tahitian Noni Juice untuk mengatasi masalah kesehatan saya. Dengan dosis 1 x 30cc sehari dan dibarengi dengan konsumsi obat medis, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya. Hasil laboratorium saya kembali normal dan membaik. Stamina prima, dan napsu makan meningkat, Saya yakin bahwa TNJ benar-benar perpanjangan Tangan Tuhan dalam kesembuhan saya. Saya sarankan TNJ menjadi alternatif solusi masalah kesehatan yang bisa diandalkan

Tahitian Noni Juice membuat aku bebas dari Kanker Payudara

Aku berusia 61 tahun, dengan 5 anak 16 cucu dan 7 cicit. Aku adalah seorang “Nenek Noni”. Aku merupakan penderita depresi berat , bipolar, gangguan tekanan traumatis dan punya tendensi untuk bunuh diri. Aku di diagnosa menderita virus Epstein Bar, kelelahan kronis dari gula darah yang rendah. Aku mempunyai masalah dalam mengontrol kandung kemih dan pecandu rokok. Aku juga menderita emphysema, stroke dan didiagnosa menderita kanker payudara. Kemudian aku menemukan Tahitian Noni Juice.

Pada tahun 1999 aku begitu tertekan karena terbaring di tempat tidur selama setahun. Aku hanya keluar saat berkunjung ke dokter, aku tidak berhasrat untuk hidup. Aku kemudian di masukkan ke RS Jiwa. Disana aku di biopsi dan ditemukan adanya kanker. Sistem imunitasku begitu rendah sehingga bagian yang di biopsi menjadi terinfeksi. Asuransiku telah habis dan aku merasa dokter mengirimku ke rumah hanya untuk menunggu ajal. Aku begitu putus asa.

Aku kemudian memutuskan untuk melawan kanker dengan kemoterapi. Bagian pertama dari kemo mencakup 4 perawatan melalui pembuluh darah ( sekali dalam 3 minggu ). Setelah perawatan, aku harus kembali ke dokter setiap hari selama 7 hari untuk mendapatkan suntikan peningkat sel darah putih. Aku tidak dapat makan, mulutku penuh dengan luka dan berat badanku turun dari 59 kg menjadi 42 kg. Demamku meningkat dengan Tajam dan harus di larikan ke RS. Pada saat itu saya di diagnosa dengan emphysema. Aku melalui serangkaian test dan harus pulang dengan tabung oksigen.

Aku tahu sudah saatnya aku membereskan hidupku dengan Tuhan. Aku pikir aku akan meninggal. Aku melihat seorang pastor di Tv dan menelphone gerejanya. Pada hari minggu berikutnya mereka mengirimkan jemputan untukku karena aku begitu lemah dan hampir tak mampu berjalan. Setelah kebaktian sang pastor memberitahuku tentang noni juice. Aku tidak mampu membelinya, tapi orang-orang di dalam pertemuan mingguan perayaan kesaksian Noni menyumbang beberapa botol untukku dan harapanku mulai timbul.

Aku mulai minum dengan dosis awal sebelum di mulai mastektomi ( pengangkatan payudara) pada buan november 2000. Dokter bedahku ingin tahu mengapa aku tidak menekan tombol morfin pereda sakit, aku mengatakan tidak membutuhkannya. Setiap kali berkunjung kembali, dia ingin memberiku pil pereda sakit, dan aku memberitahukannya bahwa aku tidak membutuhkan pil-pil itu dan alasannya karena aku minum Noni Juice. Dia menyetujui hal itu dan berkata bahwa ini adalah suatu mukjizat.

Saat waktunya kemoterapi bagian kedua, aku telah mengkonsumsi noni juice selama kurang lebih dua bulan. Dan kali ini sungguh berbeda. Jumlah sel darah putihku di atas normal dan aku tidak membutuhkan suntikan tambahan. Noni Juice telah meningkatkan sisitem kekebalanku dan membantukau dalam mengatasi rasa sakit. Energiku meningkat. Perutku tidak terasa sakit. aku bisa makan dan mulutku bersih dari luka. Onkologisku ( yang berpikir aku tidak akan bertahan hidup) begitu takjub akan pemulihanku.

Aku terbebas dari kanker dan dokter yang merawatku untuk emphysema membebaskanku dari tabung oksigen. Dokter yang merawat depresiku selama 4 tahun berkata bahwa dia tidak dapat mempercayai bahwa aku terbebas dari depresi dan betapa baiknya kondisiku sekarang. Dia kemudian turut meminum Tahitian Noni Juice dan merekomendasikannya bagi yang lain dan merujukkanya padaku.

Berat badanku mulai naik dan rambutku mulai tumbuh. Aku dapat mengontrol kandung kemihku dan telah berhenti merokok. Aku mengalami kebugaran secara menyeluruh dan merasa begitu bahagia untuk pertama kalinya dalam hidupku. Aku membagikan noni juice dan menyaksikan kisahku pada keluarga, para teman, tetangga, dokter, perawat dan semua yang bertemu denganku. Teman-temanku berkata bahwa mereka telah melihat perubahan yang begitu luar biasa dalam hidupku.

Sembuh dari Kanker – Ricky Lomanto

RickyTak ada orang yang membayangkan terkena penyakit kanker, dan itulah saya derita. Hampir setahun badan saya demam dan sakit di gusi bagian belakang akibat kanker nasopharing, sejenis kanker di belakang hidung. Saya kemudian berobat ke Cina. Oktober 2005 saya kembali ke Indonesia dan bisa menjalani hidup normal.

Normal? Hanya berselang sebulan, badan kembali demam. Penyebabnya karena menghirup udara dingin, seperti AC mobil, setiap melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Mula-mula cuma pilek, lama-lama timbul bengkak antara pipi dan telinga, bekas tempat penyinaran ketika pengobatan dulu. Dokter gigi saya, yang menemukan adanya kanker di belang hidung, terkejut melihat kemunduran kesehatan yang saya alami.

Syukurlah, saya dipertemukan dengan teman istri saya yang membawa Tahitian Noni Juice. Saya di kasih satu gelas. Saya coba minun satu sloki. Begitu bangun tidur, badan terasa segar dan enak. Saya mulai minum secara teratur, pagi dan malam sebanyak satu sloki. Air muka saya berangsur-angsur cerah. Berat badan mulai membaik. Saya ketemu dengan dokter gigi saya, selang seminggu kemudian. Ia kembali terkejut. Kali ini karena tubuh saya yang sudah mulai padat dan berisi. Mulut saya, yang semula merah, sekarang sudah normal. Saya paparkan rahasia Tahitian Noni Juice dan kini ia membagi juga rahasia itu kepada pasiennya. Oktober lalu, persis setahun setelah saya pulang berobat dari Cina, saya periksa CT-Scan ke Singapura. Dokter di sana menyatakan kanker saya sudah bersih. Tak ada yang bisa membayangkan menemukan kesembuhan dari penyakit kanker, tapi saya mengalaminya.

Sembuhkan Kanker Rahim Ganas, Andriani Wulandari, Bekasi

Penderita kanker rahim ganas sudah 2 kali operasi berada pada stadium lanjut dengan pendarahan hebat, juga penderita ambeien, dan maag. Sudah tidak ada harapan, tapi setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice secara teratur selama 16 hari, kanker sudah tidak aktif, sakit ambeien dan maag sembuh total, berangsur-angsur sekarang sehat kembali, terima kasih kepada Tuhan atas Tahitian Noni Juice.

Sembuhkan Tumor Otak – Dwienta Agnestiasari, 17 Tahun

Sembuhkan tumor otakDwienta Agnestiasari, 17 tahun, menderita tumor otak sejak usia 7 tahun. Operasi yang dijalani malah membuatnya lumpuh dan hilangnya penglihatan. Hampir tujuh tahun ia tergolek lemah di pembaringan. Dokter bahkan memprediksi kemungkinan hidupnya tinggal 10 persen.

Mei silam, ia mulai diminumkan Tahitian Noni Juice. Pada sloki yang pertama, ia merasa sakit luar biasa. Pada botol kesepuluh, ia mulai bisa berjalan. Meski mata belum bisa fokus, tapi sudah bisa melihat warna. “Aku bisa melihat!” kata Dwienta, ketika matanya mulai mengenali warna dan cahaya. Kegembiraan yang tak terperikan.


TNJ Meminimalisir Hypotyroid, Kistapun Hilang

Cornelia Fatila Minarto

Kista Pertemuannya dengan Tahitian Noni Juice, September 2006 lalu membuat 13 kista yang bersarang pada kelenjar hormon Cornelia Fatila Minarto, 39 tahun, yang tinggal 10% berangsur membaik. Bahkan dalam waktu sebulan, 5 buah kistanya hilang dan mengecil, stamina yang selama ini menurun lambat laun kembali prima.

Program untuk memiliki keturunan, membuat 90% kelenjar hormon Fatila harus diangkat oleh tim dokter Singapura pada 1997 silam. Karena Hypertiroid yang ia derita, membuatnya kesulitan mendapatkan keturunan. “Benar saja, setelah 2 bulan operasi, saya langsung hamil,” ceritanya.

Empat tahun kemudian Fatilia dan suaminya berencana memiliki keturunan lagi. Sayang rencana itu tidak direstui dokter karena Fatila mengidap Hypotyroid atau produksi kelenjar hormon di bawah batas normal telah menyerangnya. Bahkan pada kelenjar hormonnya dipenuhi 13 kista. “Dokter menyarankan untuk mengangkat kelenjar hormon saya 3 bulan lagi,”katanya.

Sekembalinya dari Singapura sambil menunggu proses operasi, seorang rekan menawarkan Tahitian Noni Juice kepadanya. “Siapa tahu TNJ bisa meminimalisir penyakit saya, ” Imbuh Fatila.

Ketika pemeriksaan tiba, Fatila dan tim dokter Singapura terperanjat melihat hasil pemeriksaan. Enam dari 13 kistanya sudah hilang, dan kista yang masih ada semakin mengecil. Akhirnya, tindakan operasi pengangkatan kelenjar hormon dibatalkan. Fatila diminta kembali enam bulan berikutnya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengetahui bahwa TNJ membantu memulihkan kondisinya, Fatila menaikkan dosisnya dari 30 ml pagi dan 60 ml malam menjadi 100 ml pagi dan 100 ml malam. Hasilnya, kistanya semakin berkurang makin mengecil. “TNJ telah membantu meminimalisir penderitaan saya,” yakin Fatila

OK Saya Mau Order Tahitian Noni

Silakan Klik “Order Risk Free” di bawah ini

Order Tahitian Noni untuk Pengobatan Kanker

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go to Top