Kanker ProstatKanker prostat adalah ketika sel-sel prostat tumbuh tidak terkendali membesar lebih cepat daripada kondisi normal sehingga membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan. Kanker ini paling umum pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 65 tahun.
Kanker prostat didiagnosis dari hasil-hasil suatu biopsi kelenjar prostat. Jika pemeriksaan dubur dengan jari pada prostat atau tes darah PSA adalah abnormal, maka dokter berkesimpulan suatu kanker prostat patut dicurigai. Suatu tes lanjutan dengan biopsi prostat biasanya kemudian direkomendasikan. Biopsi dilakukan dari rectum (trans-rectally) dan dituntun oleh ultrasound images dari area itu. Sebuah potongan kecil jaringan dikeluarkan melalui suatu jarum pemotong. The TRUS-guided Tru-Cut biopsy sekarang ini adalah metode standar untuk mendiagnosis kanker prostat. Secara klasik suatu set dari 6 inti diambil dengan sampling pada dasar, puncak, dan tengah kelenjar pada setiap sisi kelenjar. Lebih banyak inti-inti mungkin disampling untuk meningkatkan hasil, terutama pada kelenjar-kelenjar yang lebih besar

Stadium Kanker Prostat

Tahapan Stadium kanker mengacu pada penentuan perluasan dari penyakit. Setelah diagnosis kanker prostat dengan biopsi, tes tambahan perlu dilakukan untuk menilai apakah kanker telah menyebar melewati kelenjar. Untuk penilaian ini, biopsi dari organ perifer, seperti anus (rektum) atau kandung kemih, atau mungkin kelenjar getah bening yang berdekatan. Selain itu, tes pencitraan( scan) biasanya juga dilakukan. Sebagai contoh, scan tulang radionuklida (scan tulang radionuklida) untuk menentukan apakah tumor telah menyebar ke tulang. Selain itu, CAT scan (tomografi coaxial) dan MRI (magnetic resonance imaging) untuk menentukan apakah kanker telah menyebar ke jaringan yang berdekatan atau organ seperti kandung kemih atau rectum atau ke bagian lain dari tubuh seperti hati atau paru-paru. Scanning yang lebih baru menggunakan metode yang disebut PET scan seringkali dapat membantu mendeteksi lokasi tersembunyi dari kanker yang telah menyebar ke banyak daerah tubuh.

Singkatnya, dokter-dokter menentukan tahap stadium kanker prostat berdasarkan terutama semata pada hasil-hasil dari biopsi-biopsi prostat, kemungkinan biopsi-biopsi lainnya, dan tes-tes imaging. Pada penentuan stadium suatu kanker, dokter-dokter menempatkan berbagai huruf-huruf dan angka-angka pada kanker, tergantung dari klasifikasi-klasifikasi penstadiuman mana yang mereka pakai. Angka-angka dan huruf-huruf pada klasifikasi-klasifikasi yang berbeda menentukan volume atau jumlah dari tumor dan penyebaran dari kanker. Penstadiuman dari kanker prostat, oleh karenanya, membantu memprediksi jalannya penyakit yang diharapkan dan menentukan pilihan dari perawatan.

Dua sistim utama digunakan untuk menentukan stadium kanker prostat. Pada the American urologic staging system, stadium A menggambarkan suatu kanker minimal yang baik tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik maupun dilihat pada teknik-teknik imaging. Suatu tumor seperti ini adalah begitu kecil yang hanya dapat dideteksi dengan melihatnya dibawah sebuah mikroskop. Stadium B merujuk pada suatu kanker yang lebih besar yang dapat diraba, namun yang tetap masih dibatasi (localized) pada kelenjar prostat. Stadium C mengindikasikan penyebaran lokal melebihi prostat kedalam jaringan-jaringan yang mengelilinginya. Stadium D1 menandakan suatu penyebaran pada simpul-simpul getah bening yang berdekatan dengannya dan D2 adalah untuk penyebaran jauh (metastasis), contohnya , ke tulang-tulang, hati, atau paru-paru.

Sistim utama lainnya untuk penstadiuman kanker prostat disebut klasifikasi tumor, simpul-simpul (nodes), dan metastasis (TNM). Pada sistim ini, T1 dan T2 adalah sama dengan stadium A dan B pada the American urologic system. T3 menggambarkan kanker yang dapat meluas melewati kapsul dari prostat, dan T4 menggambarkan kanker yang menetap pada jaringan-jaringan sekelilingnya. N1 adalah sama dengan Stadium D1 dan M1 adalah sama dengan D2.

 

Pengobatan herbal kanker Prostat dengan Tahitian Noni

3 Komponen Penting Tahitian Noni dalam Penyembuhan Kanker Prostat

Alizarin : Pemutus hubungan pembuluh darah & Nutrisi Sel Kanker/Tumor sehingga Jaringan kanker akan kering/luruh dan mati

Damnacanthal : Anti Kanker dan Anti Biotik alami menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker (Melokalisir kanker untuk tidak merambat ke bag oragan lain)

Proxeronine : Meregenerasi Sel yang rusak pada organ yang hancur karena kanker sehingga pulih kembali

Cara Kerja Noni dalam Sel

Tahitian Noni Juice mengandung zat yang disebut PROXERONINE yang merupakan bahan baku dari alkaloid XERONINE.PROXERONINE dalam Tahitian Noni Juice diserap oleh tubuh dan diolah menjadi XERONINE dengan menggunakan enzim PROXERONINASE dan SEROTONIN yang ada di dalam tubuh.

Xeronine akan bekerja meregenerasi sel pada organ prostat yang terkena kanker dan mengembalikan fungsi organ yang hancur karena kanker prostat

Normal Sel Penuh Xeonine

Normal Sel Penuh Xeonine

Tahitian Noni Mensuplai Xeronine

Tahitian Noni Mensuplai Xeronine

According to Dr. Ralph Heinicke’s research, Xeronine helps to enlarge the pores in the walls of human cells and enable nutrients to enter the cells more easily.

(Merujuk pada hasil penelitian Dr. Ralph Heinicke, Xeronine membantu untuk memperbesar pori-pori dinding sel tubuh manusia yang memungkinkan nutrisi dapat masuk kedalam tubuh dengan lebih mudah)

 

 

 

Dosis penggunaan Tahitian Noni untuk Terapi Kanker Prostat

Dalam riset Dr.Neil Solomon juga menemukan “RESEP NONI” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:

Tahap 1: 1 Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama

Tahap 2: ½ Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya

Tahap 3 : 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya atau

Tahap 4: 105 cc untuk selanjutnya.

Tahitian Noni Juice menjadi “ The Top Ten Cancer Treatment” yang direkomendasikan Asosiasi Kanker Amerika Serikat.

 

 

Share